Soal Kenaikan Tunjangan Dewan, Ketua DPRD DKI Berdalih untuk Masyarakat

KAWULA INDONESIA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi memastikan tunjangan yang naik untuk anggota dewan yaitu dalam segi perumahan. Dia membantah adanya kenaikan gaji untuk para anggota DPRD DKI Jakarta.
“Enggak ada gaji yang naik, tunjangan kan untuk kepentingan kalau kita ketemu masyarakat,” kata Prasetyo, Jumat (14/1/2022).
“(Tunjangan perumahan) naik Rp 10 juta kalau enggak salah,” sambung dia.
Politikus PDIP tersebut menyatakan pembahasan mengenai evaluasi RAPBD DKI 2022 sudah selesai pada Kamis (13/1/2022).
Sementara untuk sisa anggaran nantinya akan dimasukkan pada belanja tidak terduga (BTT).
Sebelumnya, Prasetyo terlihat kesal saat memimpin rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Marullah Matali.
Dia meminta Sekda untuk membuka secara gamblang mengenai tunjangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Selain itu, Pras juga meminta adanya pemaparan secara detail untuk anggota DPRD DKI Jakarta.
“DPRD berapa, gubernur berapa, buka di sini Pak,” kata Prasetyo Edi Marsudi di rapat Banggar di Gedung DPRD DKI, Kamis (13/1/2022) kemarin.
Dirinya menyebut, kenaikan tunjangan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta perlu diketahui oleh masyarakat luas. Marullah pun memaparkan soal tunjangan gubernur dan anggota DPRD DKI. (iT)