KAWULA INDONESIA-Guna menggencarkan digitalisasi pemasaran produk Industri Kecil Menengah (IKM) nasional, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Ina Produk Indonesia untuk menyediakan platform digitalisasi data IKM melalui Direktori Produk Indonesia.

“Hal ini sebagai upaya peningkatan promosi dan pemasaran produk IKM,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) ​​​​​​Kemenperin Reni Yanita lewat keterangannya di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Menurut Reni, ruang lingkup kerja sama Kemenperin dan Ina Produk meliputi penyediaan dan pertukaran data dan informasi, digitalisasi data IKM, serta peningkatan kapasitas SDM serta usaha IKM melalui pelatihan, bimbingan teknis, pendampingan, serta fasilitasi promosi dan pemasaran.

“Nantinya, Ina Produk dan Kemenperin akan bersama-sama mengidentifikasi potensi IKM, dan meningkatkan promosi serta akses pemasaran di dalam dan luar negeri,” beber Reni.

Reni berharap dengan tersajinya profil IKM di database secara komprehensif yang terintegrasi dengan Inaproduct.com, akan memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing IKM. 

“Selain itu kita bisa mengevaluasi kinerja IKM termasuk bagaimana agar menciptakan produknya bisa digemari oleh konsumen,” ujarnya lagi.

Menurut Reni, Kemenperin telah memulai program perluasan akses pasar IKM dengan memanfaatkan internet marketing sejak 2017, yaitu melalui e-Smart IKM.

“Program e-Smart IKM ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Ditargetkan sebanyak 30 juta UMKM atau IKM akan masuk ke platform digital pada 2023,” ungkapnya.(dri)