200 JakPreneur akan Difasilitasi Pendaftaran Hak Merek Gratis

KAWULA INDONESIA – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta bakal memfasilitasi pendaftaran hak merek atau jenama sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi 200 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan (Jakpreneur) ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada tahun 2022.

JakPreneur yang difasilitasi pada tahun ini mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun 2021 kemarin. Demikian ditegaskan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia.

“Tahun 2021 dari 100 binaan yang telah diajukan untuk mendapatkan sertifikasi hak merk, baru 85 binaan yang sudah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis. Namun demikian, sisanya akan tetap didukung dan diajukan kembali,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut Helma menjelaskan, merek atau jenama perlu karena keberadaan merek sangat penting untuk pelaku UMKM untuk menunjukkan identitas produk atau jasa milik pelaku UMKM. Selain itu, merek juga bekerja untuk membedakan satu produk dengan produk lainnya.

bahkan, kepemimpinan, merek penting sebagai alat sekaligus strategi pemasaran untuk membangun citra dan reputasi sebuah produk. Hak atas merek juga dapat dilisensikan atau waralaba sehingga menjadi sumber penghasilan langsung berupa royalti.

“Selain gratis, JakPreneur yang merekkan meluncurkan akan memberikan pendampingan antara lain, cara mengisi formulir, syarat-syarat yang harus dilengkapi, logo kepemilikan dan desain logo hingga manfaat yang didapat,” katanya. (iT)